pelukan yang selalu sama

 Pernah nggak sih merasa seolah-olah semua yang kita rasakan dianggap berlebihan? Itu aku. Hampir setiap hari harus belajar memeluk diri sendiri. Bukan soal hal besar, tapi tentang batin yang terus berusaha diperbaiki, sedikit demi sedikit, setiap waktu.

Kadang aku cuma ingin didengar. Tapi yang datang justru orang yang tidak benar-benar mau mendengarkan. Lucu ya… rasanya seperti berbicara, tapi tidak pernah benar-benar sampai.

Mungkin jadi anak perempuan pertama memang tidak selalu mudah. Ada banyak hal yang harus dipahami, dipikul, dan disimpan sendiri.

Tapi ya, mungkin ini jalan masing-masing.

Semoga aku selalu kuat, sampai akhir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hak kebebasan Berpendapat

Kesetaraan gender

Nyata